Sabtu, 09 Januari 2013
Indahnya Kesunyian Malam
"Maha
Besar Allah, Tuhan seru sekalian alam". Kalimat yang selalu menggumam
ketika kita berada pada keadaan sunyi senyap ditengah larutnya malam,
saat menyaksikan jernihnya langit yang didalamnya bertebaran kelip
bintang serta bulatnya bulan purnama. Semua isi alam laksana bertasbih
menyeru kebesaran Allah SWT. Suara serangga, temaram sinar rembulan,
gemerlip bintang, desah para dedaunan, mendung yang gemulai
mendendangkan seruan pujian dan semua sejauh mata memandang, bahkan yang
tidak kasat mata, semuanya bersuara melantunkan pujian kebesaran Allah
SWT.
Malam yang begitu hening, membangunkan komunikasi
hati dengan sang Khaliq. Betapa besar engkau ya Robb. Lebih besar dari
apa yang aku sebut terbesar yang pernah aku lihat, bahkan yang pernah
aku pikir. Semakin aku membayangkan sesuatu yang paling besar...,
ternyata engkau malah jauh lebih besar. Dan memang engka, telah
memfirmankan itu semua. "BERPIKIRLAH APA YANG AKU CIPTAKAN DAN JANGANLAH
KAMU BERPIKIR TENTANG ZATKU, SESUNGGUHNYA ENGKAU TIDAK AKAN PERNAH BISA
UNTUK ITU".
Berpikir tentang ciptaan Mu saja aku terasa
tak sanggup, bagaimana gunung ditinggikan, lautan dihamparkan.Hingga
malam mulai berpamitan, aku semakin tidak menjangkau kebesaran Mu.
Yaa... Robb ku, ampunkanlah hamba Mu, betapa sangat tidak berartinya aku
di hadapan Mu. Betapa sepanjang hari tadi aku sempat "hanya" berurusan
dengan hal2 yang terlalu duniawi. Aku mau tidur dulu Ya Allah, semoga
Engkau bangunkan aku untuk menghadap Mu di sepertiga malam hingga fajar
Mu menyingsing. Bimbinglah sepanjang hari2 ku selalu pada hal2 yang
engkau sukai. Dan berilah kekuatan untuk dapat menjalankannya.
Subhanallah, walhamdulillah, wa laailaahaillallohu Allah hu akbar. Laakhaula wala quwwata ila billahil aliyyil 'adziiimmmmm.
ليست هناك تعليقات:
إرسال تعليق