الجمعة، 8 فبراير 2013

Sabtu, 09 Januari 2013

Indahnya Kesunyian Malam


"Maha Besar Allah, Tuhan seru sekalian alam". Kalimat yang selalu menggumam ketika kita berada pada keadaan sunyi senyap ditengah larutnya malam, saat menyaksikan jernihnya langit yang didalamnya bertebaran kelip bintang serta bulatnya bulan purnama. Semua isi alam laksana bertasbih menyeru kebesaran Allah SWT. Suara serangga, temaram sinar rembulan, gemerlip bintang, desah para dedaunan, mendung yang gemulai mendendangkan seruan pujian dan semua sejauh mata memandang, bahkan yang tidak kasat mata, semuanya bersuara melantunkan pujian kebesaran Allah SWT.

Malam yang begitu hening, membangunkan komunikasi hati dengan sang Khaliq. Betapa besar engkau ya Robb. Lebih besar dari apa yang aku sebut terbesar yang pernah aku lihat, bahkan yang pernah aku pikir. Semakin aku membayangkan sesuatu yang paling besar..., ternyata engkau malah jauh lebih besar. Dan memang engka, telah memfirmankan itu semua. "BERPIKIRLAH APA YANG AKU CIPTAKAN DAN JANGANLAH KAMU BERPIKIR TENTANG ZATKU, SESUNGGUHNYA ENGKAU TIDAK AKAN PERNAH BISA UNTUK ITU".

Berpikir tentang ciptaan Mu saja aku terasa tak sanggup, bagaimana gunung ditinggikan, lautan dihamparkan.Hingga malam mulai berpamitan, aku semakin tidak menjangkau kebesaran Mu. Yaa... Robb ku, ampunkanlah hamba Mu, betapa sangat tidak berartinya aku di hadapan Mu. Betapa sepanjang hari tadi aku sempat "hanya" berurusan dengan hal2 yang terlalu duniawi. Aku mau tidur dulu Ya Allah, semoga Engkau bangunkan aku untuk menghadap Mu di sepertiga malam hingga fajar Mu menyingsing. Bimbinglah sepanjang hari2 ku selalu pada hal2 yang engkau sukai. Dan berilah kekuatan untuk dapat menjalankannya.

Subhanallah, walhamdulillah, wa laailaahaillallohu Allah hu akbar. Laakhaula wala quwwata ila billahil aliyyil 'adziiimmmmm.

ليست هناك تعليقات:

إرسال تعليق